Wednesday, September 4, 2013

Menggambar Makanan Mampu Mengatasi Rasa Sedih


Sebuah penelitian menyebutkan kalau mengonsumsi makanan manis ketika sedih bisa memperbaiki suasana hati. Namun jika dimakan berlebihan, berat badan bisa membengkak.



Kini penelitian terbaru pun membawa kabar menggembirakan. Jika Anda sedang sedih, tidak perlu mengonsumsi makanan manis. Sebab dengan menggambarnya saja, suasana hati bisa berubah menjadi lebih baik.

Sebanyak 61 mahasiswa dari St. Bonaventure University di New York tepatnya terlibat dalam penelitian ini. Kebanyakan dari mereka mengalami sedikit kelebihan berat badan.

Responden kemudian dibagi menjadi empat kelompok. Masing-masing kelompok lantas diminta menggambar cupcake bergula dan berlemak tinggi, pizza berlemak tinggi dan bergula rendah, strawberry bergula tinggi dan berlemak rendah, lalu terakhir paprika berlemak dan bergula rendah. Semuanya diminta menggunakan warna yang sama untuk menggambar.

Selama itu, peneliti juga menganalisis kadar rasa lapar dan suasana hati sebelum dan sesudah responden menggambar.

Sebagaimana dilansir dari Mother Nature Network, menggambar pizza rupanya bisa memperbaiki suasana hati sampai 28 persen. Sementara menggambar cupcake dan strawberry meningkatkan semangat hingga 27 persen dan 22 persen.

Peneliti pun menyimpulkan bahwa menggambar makanan yang berlemak tinggi bisa mengatasi kesedihan seseorang. Sehingga tidak perlu mengonsumsi makanan berlemak tersebut demi menghindari peningkatan berat badan.

Hasil penelitian kemudian dilaporkan dalam Journal of Behavioral and Brain Science.

Bahaya Minum Saat Tengah Makan


Meneguk air saat tengah makan tampaknya tak berbahaya, justru terasa membantu ketika ada makanan yang tersendat di tenggorokan. Namun tahukan Anda bahwa minum air saat tengah makan bisa berakibat buruk bagi pencernaan dan kesehatan?


Konselor makrobiotik Shonali Sabherwal menjelaskan bahwa minum saat sedang makan bisa menghambat pencernaan dan meningkatkan tingkat insulin dengan cepat. Hal ini tentunya bisa berbahaya, terutama jika Anda adalah penderita diabetes atau memiliki penyakit pencernaan.

"Sebagian orang tak tahu betapa salahnya praktik ini dan apa yang bisa diakibatkannya pada pencernaan mereka. Ketika tubuh mulai menerima makanan, sistem pencernaan melepaskan cairan pencernaan. Jika Anda minum air di saat yang sama, Anda akan menipiskan cairan pencernaan dan menghambat kinerjanya," ungkap Sabherwal, seperti dilansir oleh Times of India (29/07).

Penelitian menunjukkan bahwa minum sedikit air saat makan mungkin tak menjadi masalah, namun minum segelas atau dua gelas air bisa menghambat pencernaan. Lebih baik minum air dua jam sebelum atau setelah makan. Ini akan membantu proses pencernaan dan tubuh dalam menyerap nutrisi makanan.
Air yang masuk saat makan akan diserap oleh dinding lambung. Hal ini terus dilakukan hingga air habis. Setelah itu, sistem pencernaan kembali mengeluarkan cairan untuk mencerna makanan, namun lebih tipis sehingga akan menghambat pencernaan.

Selain itu, hal tersebut juga bisa menyebabkan asam meningkat dan rasa mulas. Tak hanya itu, minum air saat makan juga meningkatkan kadar insulin dalam darah dan membuat tubuh lebih cepat menimbun lemak.
Untuk mencegah minum air saat makan, Shaberwal menyarankan agar Anda tidak memakan makanan yang terlalu asin. Makanan asin akan membuat Anda lebih cepat haus dan ingin minum air. Selain itu, jangan makan dengan tergesa-gesa agar makanan tak tersangkut di tenggorokan. Selain itu, lebih banyaklah mengunyah. Ini akan membuat pekerjaan lambung lebih mudah saat mencerna makanan.